Trading

Tipe Tipikal Trader Yang Sering Kita Jumpai

Banyak sekali tipikal trader dalam bertrading,  mereka memliki teknik masing-masing dalam tujuan mereka untuk mendapatkan profit yang diinginkannya, dari beberapa tipikal trader yang akan kita bahas kali ini adalah:

1. Scalper Trader (Trading Kutu Loncat)

2. Daily Trader (Tradin Harian)

3. Swing Trader (Trading Ayunan)

Tiga tipikal trader diatas adalah yang paling populer dikalangan para trader. Mari kita kumpas tuntas definisi dari teknik yang dipakaki tiga tipikal trader tersebut. (kami tidak membahas tekniknya melainkan definisinya saja pada semester 2 ini)

1. Scalper Trader

Scalper adalah julukan bagi trader yang menggunakan teknik scalping. Apa scalping itu? Scalping adalah teknik dimana trader mencoba untuk mengumpulkan profit dalam skala kecil-kecilan secara kontinu.

Scalper akan masuk dan keluar market sesering mungkin dalam sehari, untuk mendapatkan profit diantara market yang sedang naik turun (volatile).

Scalper akan mendapatkan banyak profit jika mereka sukses dalam scalping, mereka mempunyai pedoman “sedikit demi sedikit akan menjadi bukit”.

Scalper Trader

Dengan mengumpulkan sedikit demi sedikit profit namun secara kontinu itulah yang membuat scalper mampu meraup keuntungan melebihi seorang yang melakukan trading dengan skala besar namun tidak kontinu.

Scalper bisa membuka 20 hingga 30 transaksi dalam sehari, kadang juga lebih dari 30 transaksi.

Dalam sekali transaksi biasanya para scalper menargetkan profit $5-$10, dan jika para scalper melakukan 20 – 30 transaksi dalam sehari, bisa dibayangan berapa keuntungan yang didapat pelaku scalper?

Namun itu jika ia berhasil melakukan transaksi yang menghasilkan profit.

Scalping merupakan teknik yang membutuhkan konsentrasi dan kosistensi yang sangat tinggi sekali,

✅Baca Juga :  Strategi Trading Forex Terbaik untuk Keuntungan Optimal

maka dari itu seorang pengguna scalping (scalper) harus selalu memantau aktifitas market yang sedang volatie terus menerus, dan jika ada peluang, maka scalper akan beraksi mengambil transaski secepat kilat.

Biasanya scalper memanfaatkan chart time frime kecil seperti 1, 5, dan 15 menit.

Analisa yang dipakai oleh soerang scalper adalah analisa teknikal. Yang perlu diperhatikan bagi orang yang ingin melakukan teknik scalping ini adalah:

  • Koneksi internet yang cepat dan stabil
  • Suasana sekitar yang mendukung untuk konsentrasi memantau market
  • Pikiran tenang dan tidak dalam keadaan stress
  • Butuh mental yang kuat
  • Kesehatan jasmani dan rohani

Kenapa lima point tersebut perlu diperhatikan? Karena teknik scalping bisa membuat penggunanya mudah stress dikarenakan sering keluar masuk market yang begitu melelahkan mata dan pikiran.

2. Daily Trader

Daily Trader adalah trader yang melakukan transaksi trading harian, atau disebut trader harian.

Daily trader tidak sama dengan scalping, meskipun scalping juga melakukan transaksi trading harian, yang mebedakan daily trader dengan scalper adalah jumlah transaksi yang dilakukan.

Daily trader biasanya hanya melakukan sebanyak 1-2 kali transaski, namun dengan target profit yang besar, sekitar $100-$200 dalam sehari.

Daily trader juga kadang membiarkan transaksinya open hingga kesokan hari (overnight), dengan begitu balance yang diperlukan daily trader harus besar.

Para daily trader biasa menggunakan chart time frime 1 & 4 jam – 1 hari. Analisa yang dipakai oleh daily trader adalah analisa teknikal dan analisa fundamental.

Kadang seorang daily trader juga memanfaatkan berita ekonomi yang akan diliris disuatu negara, ia akan memasang transaksi pending order dengan menggunakan volume lot yang besar,

✅Baca Juga :  Mau Belajar Trading? Gunakan Demo Trading Forex Terlebih Dahulu

jika dalam transaksinya tersebut ia sukses maka profit yang diperoleh akan sangatlah banyak, namun jika sebaliknya maka tak jarang ia akan merasakan margin call (bangkrut).

3. Swing Trader

Swing Trader Adalah adalah membuka transaksi kemudian menahan transaksi tersebut sampai beberapa hari bahkan sampai beberapa minggu. Dengan tujuan mendapatkan trend market yang besar dan dari situlah swing trader mampu memperoleh profit yang sangat besar hingga ratusan pips.

Gambaran mudahnya seperti ini: Jika sobat berinvestasi emas,  dan sobat membeli emas batangan seberat 500gr sebanyak 5 batang, lalu sobat akan menyimpan emas itu dalam kurun waktu 1 tahun, kemudian sobat akan menjual emas-emas itu disaat harga emas sedang melonjak naik, maka sobat akan mendapatkan untung yang berlipat. Seperti itulah mindset swing trader dilakukan.

Swing Trader

Para swing trader akan menahan posisi transaksinya hingga beberapa hari sampai beberapa minggu dan menunggu market dalam keadaan menguntungkan (berayun) lalu ia akan menutup transaksi tersebut.

Dalam melakukan swing trader ini, biasanya analisa yang digunakan adalah gabungan dari analisa teknikal dan fundamental, chart time frime yang digunakan biasanya adalah 1 Hari, 1 Minggu, dan 1 Bulan.

Note: Dari ketiga tipikal trader diatas memliki satu tujuan yang sama, yaitu meraup keuntungan yang besar, hanya saja memiliki cara yang berbeda-beda.

Maka dari itu, carilah teknik yang sesuai dengan kemampuan sobat dalam bertrading, dan yang terpenting adalah jangan serakah, ingat Psikologi Trader!

Related Articles