Bisnis

Dari Mana Opera Memperoleh Keuntungan?

Opera Browser. Banyak orang bertanya, dari mana revenue (keuntungan) perusahaan browser Opera yang akan membuat mereka mampu bertahan. Padahal Opera memberikan semua fiturnya secara gratis.

Pengembang browser Opera menyatakan ada banyak cara untuk bisa mendapatkan penghasilan yang akan menghidupi perusahaan browser seperti Opera. Baik melalui kerja sama business to business (B2B), maupun business to customer (B2C).

“Dari B2B kami memperoleh revenue berdasarkan pembelian lisensi dari produsen perangkat, seperti ponsel, baik itu HTC, Nokia, Samsung, Sony Ericsson, Motorola, dan lainnya. Bahkan di Nintendo Wii pun kami mendapatkan revenue dari lisensi yang kami berikan,” ujar Web Evangelist Opera Software Zi Bin Cheah, saat diskusi di Jakarta

✅Read Also :  Tips Sebelum Membeli Software

Menurut Cheah, Opera telah memiliki kerja sama penggunaan lisensi dengan Nintendo Wii sejak konsol tersebut muncul pertama kali, hampir tiga tahun lalu. Hingga saat ini browser tersebut masih bercokol di Nintendo Wii.

Sedangkan revenue lainnya berasal dari B2C yang sangat bergantung pada jumlah akses pencarian, macam Google, melalui browser asal Norwegia tersebut. “Setiap hasil pencarian yang dilakukan lewat Google di Opera, kami mendapatkan ‘fee’ juga,” ujar Cheah.

✅Read Also :  Tips Toko Online Baru Ramai Pengunjung

Sayangnya ia mengaku tidak mengetahui berapa persentase ‘bagi hasil’ yang disepakati Opera dan Google. Yang jelas, selain dua ‘pintu revenue’ tersebut,

Opera juga mendapatkan penghasilan dari hasil kerja sama lainnya, salah satunya dengan menyediakan bookmark atau speed dial yang terintegrasi untuk ditempati oleh situs-situs mitra Opera.

Lisensi tersebut, lanjut Cheah, juga sangat beragam. Baik lisensi berdasarkan jumlah unit perangkat yang dipasarkan, maupun berdasarkan satu kali kesepakatan untuk jangka waktu tertentu.

✅Read Also :  Jadilah Pengusaha Online, Sekarang! Ini Alasannya

Saat ini Opera masih harus bersaing dengan browser lainnya seperti Firefox dan Internet Explorer yang masih menguasai sebagian besar pangsa pasar browser di dunia. Kendati demikian,

Opera memimpin pasar mobile browser di dunia dengan market share 26,4 persen pada November ini.

Show More
Back to top button